Kamis, 19 Februari 2009

Luka Mendalam Bagi Syabudin


"Wasit jalur mengangkat tangan Berdy Dei Heki pemanjat asal Kabupaten Bekasi setelah mempercundangi pemanjat speed tuan rumah Syabudin pada babak semi final yang memperebutkan tiket untuk menuju babak final pada ajang Kejurda Jabar Cup 2 2009 di wall climbing FPTI Kabupaten Bogor (11-15/02/09)".

FPTI News, Setelah dikalahkan oleh Berdy Dey Haki, Syabudin pemanjat Speed asal Kabupaten Bogor gagal untuk masuk ke babak selanjutnya untuk memperebutkan medali emas. Berdy, yang memperoleh catatan waktu 16,72 detik mengalahkan Syabudin yang hanya meperoleh total waktu pemanjatan pada jalur 1 dan 2 17,12 detik.

Dengan perolehan angka tersebut Berdi memegang tiket untuk memperebutkan medali emas di babak final melawan Erianto Rojak pemanjat asal Cianjur yang akhirnya dimenangkan oleh Berdi dengan catatan waktu yang sangat tipis. Berdy memperoleh waktu 17,34 sedangkan Erianto Rojak harus rela membawa pulang medali perak dengan catatan waktu 17,76 detik.

Babak perebutan medali perunggu dilakukan oleh Syabudin pemanjat asal Kabupaten Bogor yang berhadapan dengan Askar BM pemanjat asal Kabupaten Bekasi yang akhirnya dimenangkan oleh Syabudin dengan catatan waktu 21,63 dan Askar BM terkena finalti karena lepas dari pegangan.

Kegagalan Syabudin untuk masuk ke babak perebutan medali emas dalam pertandingan Kejurda Jabar Cup 2 2009 kategori speed umum putra meninggalkan luka yang mendalam bagi pelatih cabang FPTI Kabupaten Bogor Kristy Wenas dan dirinya sendiri. Sebelumnya Syabudin ditargetkan memperoleh medali emas pada nomor ini "Tapi setelah melihat aksinya saya langsung kehilangan selera makan" kata Kristy (Kens).

kategori Lead Rintisan Youth A Putra

Kejurda Jabar Cup 2 2009


Medali Emas Untuk Bim Sigrid

"Bim Sigrid (Tengah),menyumbangkan medali emas pada ketegori rintisan Youth A Putra dalam ajang Kejuaraan Daerah tingkat Jawa Barat (Jabar Cup 2 2009) di wall climbing FPTI Kabupaten Bogor (11-15/02/09).

FPTI News, Setelah perhelatan menaklukan jalur pemanjatan akhirnya Bim Sigrid pemanjat asal Kabupaten Bogor menempatkan posisi teratas pada kategori lead rintisan Youth A putra. Pada babak semi final Bim Sigrid memperoleh nilai Top dan nilai 26 pada babak final, dengan peraihan nilai tersebut maka Bim Sigrid berhak membawa pulang medali Emas.

Posisi kedua diraih oleh Agus Afrianto, pemanjat asal Kabupaten Indramayu ini memperoleh nilai 29- pada babak semi final dan poin 22 pada babak final. Kemudian dibuntuti kembali oleh pemanjat asal Indramayu yang menempatkan peringkat ketiga, yaitu Alan saefudin dengan perolehan nilai semi final 21 dan final 17+ (Kens).

Pesona Pantai Siung Obati Raga Yang Lelah (Bagian I)



FPTI News, Pantai Siung merupakan wilayah terpencil di Kabupaten Gunung Kidul, tepatnya sebelah selatan kecamatan Tepus Yogyakarta. Jalur Yogyakarta - Wonosari yang berlanjut ke Jalur Wonosari - Baron dan Baron - Tepus adalah jalur yang paling mudah diakses, jalan telah diaspal mulus dan sempurna. Jalur lain melalui Yogyakarta - Imogiri - Gunung Kidul memiliki tantangan yang lebih berat karena banyak jalan yang berlubang, sementara jalur Wonogiri - Gunung Kidul terlalu jauh bila ditempuh dari kota Yogyakarta.

Birunya laut dan putihnya pasir yang terjaga kebersihannya akan mengobati raga yang lelah ketika tiba disana.Tersedia sejumlah rumah-rumah kayu di pantai, tempat untuk bersandar dan bercengkrama sambil menikmati indahnya pemandangan. Satu pesona yang menonjol dari Pantai Siung adalah batu karang yang berukuran raksasa di sebelah barat dan timur pantai memiliki peran penting, tak cuma menjadi penambah keindahan dan pembatas dengan pantai lain. Karang itu juga yang menjadi dasar penamaan pantai, saksi kejayaan wilayah pantai di masa lampau dan pesona yang membuat pantai ini semakin dikenal di wilayah Asia.

Batu karang yang menjadi dasar penamaan pantai ini berlokasi agak menjorok ke lautan. Nama pantai diambil dari bentuk batu karang yang menurut Wastoyo, seorang sesepuh setempat, menyerupai gigi kera atau Siung Wanara. Hingga kini, batu karang ini masih bisa dinikmati keindahannya, berpadu dengan ombak besar yang kadang menerpanya, hingga celah-celahnya disusuri oleh air laut yang mengalir perlahan, menyajikan sebuah pemandangan dramatis.

Karang gigi kera yang hingga kini masih tahan dari gerusan ombak lautan ini turut menjadi saksi kejayaan wilayah Siung di masa lalu, tetapi keadaan berangsur sepi ketika pasar Winangun diboyong ke Yogyakarta. Pasar pindahan dari Winangun ini konon di Yogyakarta dinamai Jowinangun, singkatan dari Jobo Winangun atau di luar wilayah Winganun. Warga setempat kehilangan mata pencaharian dan tak banyak lagi orang yang datang ke wilayah ini, sehingga tidak jelas usaha apa yang ditempuh penduduk setempat untuk bertahan hidup.

Di tengah masa sepi itulah, keindahan batu karang Pantai Siung kembali berperan. Sekitar tahun 1989, grup pecinta alam dari Jepang memanfaatkan tebing-tebing karang yang berada di sebelah barat pantai sebagai arena panjat tebing. Kemudian, pada dekade 90-an, berlangsung kompetisi Asian Climbing Gathering yang kembali memanfaatkan tebing karang Pantai Siung sebagai arena perlombaan. Sejak itulah, popularitas Pantai Siung mulai pulih kembali.

Kini terdapat 250 jalur pemanjatan di Pantai Siung, memfasilitasi penggemar olah raga panjat tebing. Jalur itu kemungkinan masih bisa ditambah, melihat adanya aturan untuk dapat meneruskan jalur yang ada dengan seizin pembuat jalur sebelumnya. Banyak pihak telah memanfaatkan jalur pemanjatan di pantai ini, seperti tim FPTI News yang belum lama singgah ke sana (Kens).

Rabu, 18 Februari 2009

Potensi Dan Investasi Di Kabupaten Seruyan Bagian 1


'Semangatmu' Seorang Nenek sedang meneguk sebotol air minum kemasan di sudut Ibu Kota Kuala Pembuang, terlihat dari raut wajahnya seolah ia tak pernah merasa lelah meski usia tak muda lagi /Foto By Kens.

Saya akan mengutarakan apa yang saya dapat setelah melakukan perjalanan panjang di tengah kalimantan yang banyak tertutup hutan. Banyak tersimpan keaneka ragaman di wilayah ini yang dapat dibilang potensi dan peluang untuk melakukan investasi. Tulisan ini akan disajikan dengan kepiawaian kata-kata secara bersambung, untuk sajian pertama penulis akan mengajak kearah perkenalan.


FPTI News, Kabupaten Seruyan lebih dikenal dengan sebutan Bumi Gawi Hatantiring, yang berarti kesamaan dalam membangun daerah. Kabupaten Seruyan merupakan salahsatu dari 14 Kabupaten dan Kota yang berada di provinsi Kalimantan Tengah, yang mempunyai luas wilayah 16.404 persegi /11,6 % dari luas wilayah Kalimantan Tengah.

Kabupaten Seruyan dengan Ibukotanya Kuala Pembuang dibentuk berdasarkan Undang-undang No 5 tahun 2002 bersamaan dengan Kabupaten lainnya di Provinsi Kalimantan Tengah, yang saat itu diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 2 Juli 2002.

Secara geografis kabupaten Seruyan terletak di katulistiwa antara 115 drajat bujur timur dan 45 drajat lintang utara, serta 133 lintang selatan. Daerah ini merupakan daerah yang memiliki iklim tropis, dengan suhu udara rata-rata 29 drajat celcius dan temperatur tertinggi 34 drajat celcius. Tercatat curah hujan rata-rata 13,8 hari setiap tahunnya.

Kabupaten Seruyan sebagaimana Kabupaten lainnya di Provinsi Kalimantan Tengah mempunyai catatan sejarah yang cukup panjang. Yaitu sudah ada sejak tahun 1880, yang saat itu terdiri dari 13 kampung dengan kedudukan pemerintahan di Kota sampit. Hingga saat ini Kabupaten seruyan terdiri dari 5 Kecamatan, yaitu, Seruyan Hilir, Danau Sembuluh, Hanau, Seruyan Tengah, dan seruyan Hulu (Kens).

Senin, 02 Februari 2009

Tujuh Pendaki Hillang Di Temukan

FPTI News, Enam mahasiswa dan satu orang alumni Pecinta Alam Fakultas Kedokteran dan Hukum Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, yang sebelumnya dinyatakan hilang di Gunung Salak, Bogor, saat melakukan pendakian, akhirnya dapat ditemukan.

Kabar penemuan 6 mahasiswa dan 1 alumni Yarsi disambut gembira oleh keluarga di Posko Murbey, di kampung Murbey, Desa Pesawahan, Kecamatan Cicurug, Sukabumi. Mereka menjerit histeris dan melakukan sujud syukur bersama.

Ketujuh orang pendaki tersebut, terdiri dari, Sofyan, 21 tahun, Reza, 21 tahun, Hengki, 22 tahun, Rizki, 18 tahun, Dimas, 18 tahun, Dika, 18 tahun dan Tyas, 22 tahun.

Setelah Tim SAR gabungan melakukan pencarian, akhirnya tujuh orang pendaki tersebut kembali ditemukan pada hari selasa (3/02/09) Jam 07.00 WIB dalam keadaan selamat.
"Kondisi mereka dalam keadaan baik, hanya sedikit kelelahan dan kedinginan karena minimnya logistik dan hujan yang turun sepanjang hari", kata Arlan Yudi yang sedang berada di lokasi penemuan.

Humas tim SAR gabungan Tribuana Yarsi, Harri Heriyanto, mengatakan ketujuh pendaki tersebut ditemukan di titik kordinat 92.85.55.90. Saat ini mereka sedang diistirahatkan untuk kemudian dibawa turun ke bawah oleh tim SAR.

Agianto, salah seorang dewan pendiri Tribuana Yarsi sebelumnya mengatakan, pihaknya mendapat kabar tentang hilangnya tujuh mahasiswa pecinta alam Fakultas Kedokteran Yarsi, dari Tyas, salah satu korban yang sempat mengirim pesan pendek kepada Agung familinya.

Pesan itu berbunyi "Gue udah sampe puncak sendirian, alas kaki teman-teman sudah rusak dan hilang. Semua makanan habis, minta tolong bantuan SAR Tribuana, ini serius," ujar Agung seraya membacakan pesan itu, Senin 2 Februari 2009, kepada FPTI News.

Peristiwa ini juga sudah sebarluaskan melalui Radio Antar Penduduk Indonesia (Rapi). Pesan ini kemudian diteruskan ke Koramil Cigudeg, hingga akhirnya Survivor dapat ditemukan dengan selamat.

Agianto menambahkan, tujuh mahasiswa itu mendaki Gunung Salak sejak Sabtu 31 Januari 2009, dan dijadwalkan akan kembali pada Minggu 1 Januari 2009.
Pendakian bukan dalam rangka program pendidikan. "Usai menjalankan ujian semester mereka naik gunung," ujar Agianto(Kens).

Kamis, 29 Januari 2009

Pendaki Serbu 328


Berlatih
FPTI News, Tim Pendaki serbu 328 (Dakibu) terus berlatih untuk persiapan Kejuaraan Panjat Tebing Piala Bergilir Kepala Staf Angkatan Darat Cup (Kasad Cup 2009) yang akan dilaksanakan pada tanggal 24-28 Februari di Makopassus Cijantung.

Ini merupakan hari ke 40 latihan dalam menjelang persiapan kejuaraan antar militer, seperti halnya para atlet lainnya, juara adalah target yang ingin di capai. Tampak mereka dengan semangat berlatih dari pagi hari hingga menjelang sore di wall climbing FPTI Kabupaten Bogor, kamis (29/1/09).

Meski sarana panjat tebing di asrama mereka telah tersedia tetapi sesekali ia melakukan latihan ditempat lain, hal ini dilakukan agar para pemanjat tidak merasa jenuh. Selain itu, untuk alasan pengembangan kemampuan para atlet, ada baiknya mengenal karakter hand hold (point), dan karakter realif setiap sarana panjat tebing.

Pada kesempatan kejuaraan Kasad cup 2009, Tim Pendaki Serbu 328 (Dakibu 328)Mempersiapkan 9 atlet yang akan bertanding di dua nomor, yaitu Lead dan Speed.
Tindige, Kipli, Laode, dan Tri Mulyadi akan turun di nomor speed. Sedangkan lima orang lainnya yaitu: Yakub, Dwie, Purwanto, Arfan, dan Tri Wildiarto akan bertanding di nomor Kesulitan/ lead (Kens).

Senin, 19 Januari 2009

Bupati Bogor Restui FPTI Kab Bogor Jadi Tuan Rumah

FPTI News, Bupati Bogor terpilih Drs.H.Rachmat Yassin memberikan restu kepada FPTI Kabupaten Bogor untuk menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Kejurda junior dan umum yang akan dilaksanakan di lapangan Tegar Beriman Pemda Kabupaten Bogor pada tanggal 11 s/d 15 Februari 2009.

Restu itu diungkapkan saat kesempatan audiensi Pengcab FPTI Kabupaten Bogor dengan Bupati Bogor terpilih, di ruang kerjanya siang tadi. Pengcab FPTI Kab Bogor yang diwakili Luthfie Syam (ketua umum), Iip Syaukani (Sekum), Rifka Rindawati (Bendahara), Ronni Kusmaya (Humas), Kendisan (Kabid Kompetisi), dan Willy dari pihak PT Chevron berlangsung cukup mesra.

Sebagai orang yang aktif di Cabang olahraga, Rachmat Yassin sangat mendukung atas perkembangan olahraga di Kabupaten Bogor. Diharapkan dengan penghargaan menjadi tuan rumah pada kesempatan Kejurda 2009 ini, FPTI Kab Bogor dapat memberikan pelayanan yang baik kepada seluruh kontingen yang bertanding.

"Konsekwensinya sebagai tuan rumah harus siap, jangan sampai memalukan Kabupaten Bogor yang pernah meraih gelar juara umum pada Porprov 2006 lalu, terlebih FPTI menyandang gelar juara umum pada Kejurda Junior 2008 (Kens)

Minggu, 18 Januari 2009

Pengurangan Jumlah Cabor Pada PORDA 2010

FPTI News, Bagi para pecinta olahraga panjat tebing kini mesti merenungi tentang polemik pengurangan jumlah cabang olahraga pada PORDA XI 2010. Pasalnya olahraga panjat tebing menjadi salahsatu cabang olahraga yang menjadi pertimbangan tidak dilombakan pada ajang PORDA 2010.

Alasannya, bahwa olahraga panjat tebing merupakan cabang olahraga non olimpic yang tidak dipertandingkan pada Asean Games dan Olimpiade. Dengan pertimbangan tersebut maka jenjang prestasi yang saat ini tengah diperjuangkan oleh para atlet akan terkendala apabila benar panjat tebing tidak dipertandingkan dalam PORDA.

Hal ini sangat di sesali oleh Pengurus Daerah FPTI Jawa Barat yang langsung mengirimkan surat himbauan kepada seluruh Pengcab panjat tebing se Jawa Barat agar bersama-sama memperjuangkan kemajuan olahraga panjat tebing. "Salahsatu upaya yang mesti dilakukan adalah menunjukan bahwa peminat olahraga panjat sampai saat ini masih bergairah yang terus melakukan pembinaan dan prestasi di tiap Pengcab, Pengda, dan PP".

Diingatkan juga Pada setiap Pengcab Se Jawa Barat agar mengirimkan atlet binaan masing-masing sebanyak-banyaknya pada kesempatan Kejurda kelompok umur dan umum tingkat Jawa Barat yang akan diselenggarakan di wall climbing FPTI Kabupaten Bogor tanggal 11-15 Februari 2009. Dengan harapan agar dijadikan bahan evaluasi layak atau tidaknya panjat tebing dipertandingkan pada PORDA XI 2010 (Kens).

Kamis, 08 Januari 2009

Ramalan Tahun 2009


"Pegang Erat"

FPTI News, Tahun 2008 baru saja berlalu, dan saat ini kita sudah menginjak bulan pertama di tahun 2009. Menurut kalender China tahun 2009 merupakan tahun Kerbau Tanah, menurut sejumlah ahli Fengshui, tahun Kerbau Tanah ini diprediksi penuh dengan tantangan serta banyak menguji kesabaran.

Menurut Mama Lauren (ML),dibidang entertainment pada tahun 2009 ini wabah kawin cerai masih tetap marak; Tapi ada dua pasangan yang sudah bercerai akan rujuk kembali; Indonesia juga akan kehilangan tujuh bintang terkenal, yakni empat laki-laki dan tiga perempuan. Dua laki-laki dan satu perempuan di antaranya meninggal karena narkoba, dan empat orang lainnya karena sakit.

Pakar fengshui Jenie Kumala Dewi, seperti dikutip Kompas, mengatakan bahwa tahun 2009 tidak bisa diharapkan berjalan dinamis dan cepat. Kondisi ekonomi dan bisnis pun cenderung akan berjalan stagnan. Ini sesuai dengan karakteristik kerbau, hewan yang kurang gesit tetapi sabar.

Masih banyak lagi ramalan menurut para paranormal di sektor lain yang kurang enak didengar, seperti ekonomi, politik, dan yang lebih mengerikan terkait bencana yang akan melanda negeri ini. Tetapi Ada baiknya kita tetap optimis, segala hal jika dilakoni dengan sungguh-sungguh disertai doa Insyaallah akan mendapatkan hasil yang baik (Kens).

Minggu, 04 Januari 2009

FPTI Kabupaten Bogor Jadi Tuan Rumah Kejurda Jabar

FPTI News, Ditengah aktivitas awal tahun 2009, FPTI Kab Bogor disambangi oleh tiga orang utusan Pengurus Daerah Jawa Barat. Kedatangan mereka disambut baik oleh ketua umum FPTI Kabupaten Bogor H. Tb. Luthfi Syam berikut Sekum FPTI Kabupaten Bogor Iip Syaukani, dan Kabid Kompetisi Kendisan, di kediaman Ketua umum FPTI Kabupaten Bogor, jam 12.00-14.00 siang ini.

Tiga orang utusan FPTI Pengda Jawa Barat yang diwakili oleh ketua harian FPTI Pengda Jabar Herdy Hartadji, Iwan Darmawan, dan Ahmad itu membahas mengenai Kejuaraan Antar Daerah yang pada kesempatan ini FPTI Kabupaten Bogor ditunjuk menjadi tuan rumah pada ajang Kejurda 2009 tersebut.

Ketua umum FPTI Kabupaten Bogor menanggapi mengenai waktu pelaksanaan Kejurda yang terlalu mepet. Sebelumnya FPTI Jabar memberikan wacana pelaksanaan kegiatan pada bulan Januari 2009. Tetapi menyangkut kesiapan FPTI Kabupaten Bogor menjadi tuan rumah dianggap terlalu sedikit untuk persiapan, " kami memerlukan waktu minimal satu bulan untuk koordinasi kepada pihak terkait dilingkup Kabupaten Bogor" kata Luthfie.

Obrolan yang sempat meluas selama dua jam, sambil diiringi dengan makan siang di kediaman Ketua umum FPTI Kabupaten Bogor. Setelah membuka kalender agenda FPTI Jawa Barat akhirnya menemukan kata mufakat, pelaksanaan Kejuaraan Daerah tingkat Jawa Barat rencananya akan dilangsungkan dari tanggal 11-15 Februari 2009 di wall climbing FPTI Kabupaten Bogor.

Sebagai tuan rumah, akan banyak hal yang harus dipersiapkan. Salahsatunya yaitu akomodasi bagi para kontingen, sekurangnya ada 20 pengcab di Jawa Barat yang akan mengikuti Kejurda tersebut. Diperkirakan setiap pengcab rata-rata akan mengirimkan atletnya sebanyak 15 orang dan 5 orang oficial. Itu artinya FPTI Kabupaten Bogor harus membantu akses para kontingen dengan penginapan di sekitar tempat pelaksanaan.

Dari 15 atlet yang dikirim tiap pengcab akan dibagi menjadi 4 nomor yang dipertandingkan, yaitu Youth A, Yout B, Junior, Senior, putra/putri dan akan memperlombakan kategori Lead dan Speed. Alternatif pertama FPTI Kabupaten akan melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat agar dapat menggunakan mess pusat dakwah islam (Pusdai) yang saat ini hampir setengahnya digunakan oleh tim sepak bola Kabupaten Bogor.

Ketua harian FPTI Jawa Barat Herdy Hartadji mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi para Pengcab dan sekaligus mempersiapkan atlet Jawa Barat untuk menghadapi Kejuaraan Tingkat Nasional yang akan dilaksanakan pada bulan yang bersamaan pada Februari 2009 ini. "kami akan terus melakukan upaya untuk meningkatkan prestasi dan silaturahmi antar Pengurus Cabang" kata Herdy.

Sekum FPTI Kabupaten Bogor, Iip syaukani saat ini sedang menunggu surat resmi dari FPTI Jawa Barat perihal penunjukan menjadi tuan rumah Kejurda 2009 dan penetapan tanggal pelaksanaan untuk segera ditindaklanjuti. Menurut Iip, dengan waktu persiapan yang cukup singkat ini yaitu dari tanggal 5 Januari s/d 11 Februari acara ini akan terselenggara dengan baik, "kami beserta pengurus akan bekerja secara ekstra sebagai tuan rumah" kata Iip (Kens).